Senin, 25 Mei 2015

FISIKA



21 Mei 2015

FISIKA
Fisika dalam bahasa Yunani disebut fysikós atau  "alamiah", dan fýsis atau  "alam". Fisika  adalah sains atau ilmu yang membahas tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari segala macam mengenai gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuankosmos.
Sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada,  contohnya seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya (biologi, kimia, geologi, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika.
Fisika juga berkaitan erat dengan matematika. Teori fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara fisika dan matematika adalah: fisika berkaitan dengan dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara fisika dan matematika, yakni fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori-teori fisika.
Fisika dibagi menjadi dua yaitu Fisika teoretis dan eksperimen
Pada abad kedua puluh, sedikit saja yang berhasil meneliti dalam bidang fisika teoritis dan eksperimen namun sebaliknya, hampir semua teoris dalam biologi dan kimia merupakan eksperimentalis yang sukses. Teoris berusaha mengembangkan teori yang dapat menjelaskan hasil eksperimen yang telah dicoba dan dapat memperkirakan hasil eksperimen yang akan datang. Sementara itu, eksperimentalis menyusun dan melaksanakan eksperimen untuk menguji perkiraan teoretis. Jadi keduanya saling berhubungan antara satu dengan yang lain. Meskipun teori dan eksperimen dikembangkan secara terpisah, tetapi mereka saling bergantung. Kemajuan dalam fisika biasanya muncul ketika eksperimentalis membuat penemuan yang tak dapat dijelaskan dari teori yang ada, sehingga mengharuskan dirumuskannya teori-teori baru. Tanpa eksperimen, penelitian teoretis sering berjalan ke arah yang salah.

 

Teori fisika utama

Meskipun fisika membahas beraneka ragam sistem, ada beberapa teori yang digunakan secara keseluruhan dalam fisika. Contohnya, teori mekanika klasik dapat menjelaskan pergerakan benda dengan tepat, asalkan benda ini lebih besar daripada atom dan bergerak dengan kecepatan jauh lebih lambat daripada kecepatan cahaya.
Contoh lain yang diteliti mengenai aspek mengagumkan dari mekanika klasik yang dikenal sebagai teori chaos ditemukan pada abad kedua puluh, tiga abad setelah dirumuskan oleh Isaac Newton. Namun, hanya sedikit fisikawan yang menganggap teori-teori dasar ini menyimpang. Oleh karena itu, teori-teori tersebut digunakan sebagai dasar penelitian menuju topik yang lebih khusus, dan semua pelaku fisika, apa pun spesialisasinya, diharapkan memahami teori-teori tersebut.

Bidang utama dalam fisika

Riset dalam fisika dibagi beberapa bidang yang mempelajari aspek yang berbeda dari dunia materi. Fisika benda kondensi, diperkirakan sebagai bidang fisika terbesar, mempelajari properti benda besar, seperti benda padat dan cairan yang kita temui setiap hari, yang berasal dari properti dan interaksi mutual dari atom.
Bidang Fisika atomik, molekul, dan optik berhadapan dengan individual atom dan molekul, dan cara mereka menyerap dan mengeluarkan cahaya. Bidang Fisika partikel, juga dikenal sebagai "Fisika energi-tinggi", mempelajari properti partikel super kecil yang jauh lebih kecil dari atom, termasuk partikel dasar yang membentuk benda lainnya.
Terakhir, bidang Astrofisika menerapkan hukum fisika untuk menjelaskan fenomena astronomi, mengenai matahari dan objek lainnya dalam tata surya ke jagad raya secara keseluruhan.

Bidang yang berhubungan

Ada banyak peneliti yang mencampur fisika dengan bidang lainnya. Contohnya, bidang biofisika yang mengkhususkan ke peranan prinsip fisika dalam sistem biologi, dan bidang kimia kuantum yang mempelajari bagaimana teori kuantum mekanik memberi peningkatan terhadap sifat kimia dari atom dan molekul.

Mata Kuliah : ilmu pendidikan
Dosen : Dirgantara Wicaksono, M.Pd

Senin, 18 Mei 2015

kalimat bahasa indonesia


                                                                                                                             17 mei 2015



       Kata adalah satuan kebahasaan terkecil yang memiliki makna leksikal atau makna kata berdasarkan kamus atau yang berdefinisi, denotasi, dan lugas. Jadi kata adalah satuah bahasa yang terkecil yang memiliki makna sebenarnya dan apa adanya.
Contoh kata :  1) Pensil memiliki makna leksikal adalah alat untuk menulis.
2) Buku memiliki makna lembar kertas yang berjilid yang berisi tulisan atau  kosong.

Makna kata adalah arti atau maksud yang terangkum dari suatu kata. Makna sebuah kata tidak semua bermakna leksikal atau sebenarnya tetapi harus dilihat dulu konteks yang dibicarakan.
Contoh :  1) jarum jam itu menunjukkan pukul 12.00 wib
  2) ibu membeli jarum pentul dipasar
  3) adikku terkena jarum jahit hingga terluka

Kosakata Bahasa indonesia bersumber dari beberapa bahasa, yaitu :
         1.         Bahasa Melayu ( bahasa yang akan digunakan pada Bahasa Indonesia )
         2.         Bahasa Daerah ( ada bahasa Sunda, Jawa, Betawi, Minangkabau dan Madura )
         3.         Bahasa Sansekerta, Arab, Parsi, Tamil, Cina ( yang disebabkan dari perdagangan dan penyebaran agama Islam ).
         4.         Bahasa Portugis dan Belanda ( yang disebabkan atas penjajahan dan perdagangan ).
         5.         Bahasa Inggris ( yang disebabkan oleh perkembagan IPTEK )
            
         Kata Bahasa Indonesia adalah kata yang sudah masuk kedalam kamus bahasa Indonesia, yang berasal dari bahasa melayu dan dijadikan sebagai bahasa persatuan resmi republik indonesia.
Contoh Kata asing yang belum diterima dalam kamus bahas Indonesia adalah tower, illegal lodging, markup, hairdrayer, dan bailout.
Contoh kata asing yang sudah diterima dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah sepeda, mobil, pensil, dan televisi.
            Ada beberapa proses dalam pembentukan kata Bahasa Indonesia:
·    Proses afeksi, afeksi adalah penambahan imbuhan pada awalan, sisipan, dan akhiran dalam suatu kalimat. Contoh :
Awalan : Ber, Per, Men, Ke, Di, Ter, Se
 Contoh kata : bermain, permainan, kesana, ditempat, terbuka, sesuatu

 Sisipan ( tengah ) : em, el, er, in
Contoh kata : getar = gemetar, gigi = geligi, suling = seruling, kerja = kinerja
 Akhiran : - kan, -an, -nya
Contoh kata : masuk = masukan, makan = makanan, diri = dirinya
·         Proses reduplikasi, reduplikasi adalah pengulangan kata. Dalam reduplikasi juga ada beberapa bagian.
Pertama, reduplikasi murni. Contohnya : buku – buku, baju – baju, piring – piring.
Kedua, reduplikasi suku awal. Contoh : tetangga, sesama, beberapa.
Ketiga, reduplikasi bentuk dasar disebelah kanan. Contoh : beli – membelikan
Keempat, reduplikasi bentuk dasar disebelah kiri. Contoh : berjalan – jalan.

·         Komposisi adalah penggabungan atau pemaduan antara dua kata yang menghasilkan sebuah frase atau kata majemuk atau menimbulkan pengertian baru. Contoh kata majemuk adalah sapu tangan, mata sapi, dan kamar kerja. Contoh kata frasa rumah itu besar.

·         Abreviasi adalah pemenggalan kata. Hasil pemenggalan tersebut dapat menghasilkan akronim dan singkatan. Contoh akronim : sosbud ( sosial budaya ), tapol ( tahanan politik ). Contoh singkatan :  APBN ( anggaran pendapatan dan belanja negara ), BBM ( bahan bakar minyak ).

Frase adalah kelompok kata yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi suatu kalimat. Macam – macam frase :

1)  Frase Endosentrik atau kelompok kata bertingkat yang terdiri dari inti dan tambahan.  Contoh : buku baru ( buku = inti, baru = tambahan ).
2)  Frase Ekosentrik atau kelompok kata setara yang terdiri dari inti saja dan dua – duanya tidak penting. Contoh : kaya miskin

    Kalimat adalah kata tersusun yang dapat berdiri sendiri dan menghasilkan sebuah makna yang lengkap dan diucapkan dengan naik turun dan keras lembut serta diakhiri dengan sebuah intonasi. Dalam bahasa lisan intonasi akhir ditandai dengan berakhir dan dalam tulisan intonasi ditandai dengan tanda baca ( . ? ! ). Contoh : ibu membeli sayu mayur. Kenapa andi tidak masuk hari ini? Cepat ambilkan gelas itu!. Unsur – unsur yang terdapat dalam suatu kalimat :
·         Subjek adalah orang yang melakukan atau disebut juga pokok kalimat. Contoh : vita sedang menulis cerpen.

·         Predikat adalah unsur inti pada suatu kalimat yang menerangkan suatu subjek dan biasanya berupa kata kerja atau kata sifat. Contoh : anak kecil itu sedang menyapu halaman.

·         Objek adalah bagian kalimat yang menjadi sasaran subjek dan biasanya terletak dibagian belakang predikat. Contoh : ibu membelikan adik baju.

·         Keterangan adalah bagian kalimat yang menerangkan suatu tempat, alat, waktu, atau tujuan. Contoh keterangan tempat : oleh – oleh itu dari bandung. Contoh keterangan alat : adik mengetik menggunakan laptop. Contoh keterangan waktu : sinta terjatuh dari motor pagi tadi. Contoh keterangan tujuan : sofi harus belajar agar naik kelas.

Jenis – jenis kalimat :
·         Kalimat aktif adalah kalimat yang bermakna subjek melakukan predikat. Predikat aktif biasanya ditandai dengan awalan Men dan Ber. Contoh :
1. Rangga menduduki bangku yang biasa Adit duduki dikelas.
2. rangga berjalan menelusuri lorong sekolah.

·         Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya setelah predikat. Biasanya predikat yang dimiliki kalimat pasif ditandai dengan awalan di dan ter. Contoh :
1. Ayam itu telah digoreng oleh ibu.
2. Andi terjatuh dari sepeda kemarin.

·         Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang memerlukan objek sehingga kalimat tersebut dapat dipasifkan. Contoh :
1. kalimat belum dipasifkan :  Kakak mengajari adik matematika
2. kalimat setelah dipasifkan : Adik diajari kakak matematika

·         Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang tidak memerlukan objek sehingga tidak dapat dipasifkan. Contoh :
Anita suka tertidur saat menonton tv

·         Kalimat semi transitif adalah kalimat yang tidak dapat dirubah kedalam bentuk pasif, hal itu dikarenakan adanya unsur pelengkap bukannya objek. Dalam semi transitif kalimat tidak selalu membutuhkan suatu objek karena sudah adanya unsur pelengkap dalam suatu kalimat. Contoh :
Tata tertib disekolah selalu dipatuhi oleh murid – murid.
Tata tertib disekolah dipatuhi oleh murid – murid.

·         Kalimat tidak berklausa adalah kalimat yang tidak terdiri dari klausa atau tidak memiliki stuktur subjek predikat. Contoh :
Pergi !, sudah !, jangan !, tidak !

·         Kalimat berklausa adalah kalimat yang terdiri atas stuktur subjek dan predikat dan dapat juga disertai oleh objek, pelengkap dan keterangan. Contoh :
Ibu membeli sayuran dipasar pagi tadi.

·         Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari satu pola kalimat yang hanya memiliki satu subjek dan satu predikat. Contoh :
Doni bermain bola

·         Kalimat majemuk adalah kalimat yang mempunyai dua pola kalimat atau lebih dan biasanya terdiri dari induk dan anak kalimat. Atau disebut juga kalimat yang memiliki lebih dari satu subjek dan predikat. Kalimat majemuk dikenal juga sebagai penggabungan dua kalimat tunggal menjadi satu kalimat. Contoh :
1. Rani makan roti
2. Sinta makan nasi
Kedua kalimat diatas adalah kalimat tunggal dan dapat dijadikan kalimat majemuk seperti : Rani makan roti sedangkan Sinta makan nasi.

     Kalimat informasi adalah kalimat yang didalamnya terdapat pemberitahuan kabar atau berita. Kalimat informasi ini terdiri dari beberapa macam :
·         Kalimat berita adalah kalimat yang isinya berupa kejadian atau suatu peristiwa yang dapat diketahui oleh orang lain. Contoh :
Rudi mendapat juara satu dalam olimpiade matematika.

·         Kalimat tanya adalah kalimat yang membutuhkan suatu jawaban atau penjelasan dari pihak lain atau pihak yang ditanya. Contoh :
Mengapa nilai ulangan kamu jelek rina ?

·         Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi tentang permintaan seseorang yang harus dilakukan oleh orang lain. Contoh :
Tutuplah pintu itu !

·         Kalimat seruan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan suatu perasaan yang sedang dirasakan seseorang dan biasanya dalam keadaan mendadak atau tiba – tiba. Contoh : “ indah sekali pemandangan itu “





Matkul  : Bahasa Indonesia
Dosen   : Dirgantara Wicaksono M.Pd


Kamis, 14 Mei 2015

konsep kurikulum


Kurikulum

Kurikulum adalah suatu rencana yang yang dijadikan pedoman para guru dalam kegiatan belajar mengajar sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Kurikulum bukan hanya sebagai rencana tertulis saja melainkan sebagai pengatur semua kegiatan yang dilakukan didalam kelas sehingga kegiatan dapat terorganisir dengan baik.
Hubungan kurikulum dengan teori pendidikan sangat erat dan keduanya dapat berkolaborasi dalam pendidikan. Kurikulum dengan teori pendidikan dapat dikatakan sangat erat hubungannya karena isi dari kurikulum adalah beberapa teori – teori pendidikan, dimana teori – teori tersebut diulas atau dijelaskan dalam suatu kurikulum. Ada empat teori pendidikan didalam pelaksanaan suatu pendidikan :

1.         Pendidikan klasik
Pendidikan klasik ini berasumsi bahwa seluruh ilmu pengetahuan, ide – ide atau seluruh kebudayaan berasal dari orang – orang terdahulu. Pendidikan klasik ini berfungsi agar warisan – warisan kebudayaan yang ada sejak dulu tidak hilang dimakan zaman. Pendidikan klasik ini juga sangat berfungsi bagi guru, karena guru tidak perlu memikirkan konsep – konsep baru melainkan hanya memahami saja konsep yang ada kemudian mengajarkan kepada peserta didiknya. Teori pendidikan ini lebih menekankan proses dari pada hasil, jadi pada teori ini yang dilihat atau dinilai adalah pada saat proses pembelajaran bukan pada hasil akhir. Menurut pendidikan klasik ini guru adalah model nyata dari pribadi yang ideal. Guru adalah orang yang akan ditiru oleh siswa – siswanya, apapun yang dilakukan guru bisa di tiru oleh semua peserta didiknya jadi kita sebagai seorang guru tidak boleh sekali – sekali bertindak atau melakukan hal – hal yang buruk karena itu akan memberikan contoh kepada peserta didiknya. Pada pendidikan ini siswa hanya sebagai penerima informasi dari guru. Pada pendidikan klasik ini segi yang dilihat atau yang paling menonjol adalah segi intelektual atau kognitifnya saja sedangkan dari segi emosional dan psikomotornya tidak terlalu ditekankan.

Ada dua model konsep pendidikan klasik, yaitu perenialisme dan esensialisme. Perenialisme adalah model pendidikan yang lebih menenkankan pada humanitas, pembentukan pribadi, dan sifat – sifat mental. Jadi pada model perenialisme yang lebih dominan atau yang menjadi fokus utama adalah pada segi kemanusiaan, pembentukan pribadi seseorang dan sifat – sifat mental yang ada pada diri orang tersebut. Sedangkan esensialisme adalah pendidikan yang lebih mengutamakan sains daripada humanitas.

2.  Pendidikan Pribadi
Pada pendidikan pribadi ini yang lebih diutamakan adalah peranan siswa, dimana siswa yang menjadi fokus utama dalam suatu pendidikan. Pada konsep pendidikan ini, anak telah membawa sendiri potensi – potensi yang dimilikinya sejak lahir dalam hal berfikir, memecahkan masalah sendiri dan berkembang sendiri. Jadi pada konsep ini anak hanya menggali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya dengan bantuan guru atau pendidik, sehingga pada konsep ini pendidik hanya sebagai fasilitator atau pendorong serta pembimbing bagi siswa. Teori ini juga memiliki dua aliran. Pertama, pendidikan progesif. Dalam pendidikan progresif perkembangan emosi dan sosial sama pentingnya dengan perkembangan intelektual. Jadi pada pendidikan progresif ini tidak ada yang paling dominan antara satu dengan yang lainnya. Karena keduanya sama – sama penting dalam pendidikan. Isi pengajarannya sendiri berasal dari pengalaman siswa yang sesuai dengan minat dan kebutuhannya. Pada teori ini guru hanya membantu perkembangan siswa sesuai dengan kemampuan siswa dan kecepatannya masing – masing dalam kegiatan belajar. Kedua, pendidikan romantik. Pendidikan romantik ini berasal dari Jean Jacques Rousseau. Menurut Rousseau, semua ciptaan tuhan termasuk anak adalah baik dan menjadi kurang baik atau sering rusak di tangan manusia. Maksudnya adalah semua manusia yang diciptakan Tuhan adalah baik tinggal manusianya itu sendiri yang harus memilih dan bisa melihat mana yang baik dan yang buruk selain itu juga peran orang – orang disekitarnya juga mempengaruhi seseorang untuk berbuat baik atau buruk. Selain orang – orang yang ada disekitar, lingkungan juga mempunyai peran yang cukup besar dalam perkembangan seseorang. Seburuk – buruknya seseorang pasti ia memiliki sisi yang baik dan inilah yang harus ditemukan oleh orang itu sendiri. Rousseau menolak pendidikan yang lebih mengutamakan intelektual. Pendidikan adalah proses individual yang berisi rentetan pengembangan kemampuan – kemampuan anak, berkat interaksi dengan berbagai aspek dalam lingkungan maka terjadi rentetan pengembangan kemampuan – kemampuan anak. Dengan pendidikan anak juga akan mendapatkan informasi – informasi atau pengetahuan – pengetahuan yang sebelumnya tidak ia ketahui atau mungkin siswa dapat memperbaharui informasi yang sebelumnya telah ia ketahui. Selain pendidikan pengalaman merupakan guru yang sangat alamiah bagi siswa, karena dengan adanya pengalaman siswa dapat belajar dari kesalahan – kesalahan sebelumnya sehingga ia dapat memperbaiki kesalahan – kesalahan tersebut dan menjadi lebih baik lagi. Guru berperan sebagai lingkungan belajar dimana ia selalu siap untuk membantu siswa dan ia juga berusaha mencegah hal – hal yang mungkin menggangu perkembangan siswa. Kurikulum pribadi ini lebih menekankan pada proses perkembangan siswa dan materi yang dipilih sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa.

3. Teknologi Pendidikan
Teknologi pendidikan berorientasi pada masa sekarang dan yang akan datang. Perkembangan pada teknologi pendidikan sangat dipengaruhi oleh ilmu dan teknologi pendidikan. Teknologi telah masuk dan berkembang didunia pendidikan, bahkan bukan hanya dunia pendidikan saja melainkan telah masuk ke segi kehidupan manusia. Teknologi telah berkembang dari zaman ke zaman, dan semakin lama semakin maju. Dengan adanya teknologi pendidikan juga dimudahkan dalam menjalankan tugasnya. Kehidupan akan terus berubah dan berkembang, begitupun manusia dan teknologi. Menurut teori ini pendidikan adalah ilmu dan bukan seni, serta pendidikan adalah cabang dari teknologi ilmiah. Dengan dilakukannya pengembangan desain dalam program pendidikan maka menjadi sangat efisien. Efesiensi merupakan salah satu ciri utama teknologi pendidikan, karena didalam pendidikan teknologi merupakan hal yang paling mudah digunakan serta dekat dengan lingkungan kehidupan kita. Dengan adanya teknologi program pendidikan dapat berjalan dengan baik. Dalam pengembangan desain teknologi juga digunakan. Pengembangan model – model pengajaran yang bersifat individual serta menekankan pengausaan kemampuan, seperti computer assisted instruction, individually prescribed instruction, competency based instruction, dan behavior modification merupakan model – model pengajaran  baru dan melengkapi model yang telah ada yaitu pengajaran berprogram, mesin pengajaran, dan pengajaran modul.

Isi pendidikan dalam konsep teknologi ini adalah dipilih oleh orang – orang yang benar – benar memiliki kemampuan dalam bidang khusus dan tidak sembarangan orang yang memilih isi pendidikan tersebut. Pendidikan berisi data – data yang objektif atau nyata dan keterampilan – keterampilan yang mengarah kepada kemampuan vocational.

Isi pendidikan disusun dalam suatu desain program dan disampaikan melalui media yang sesuai dengan pembelajaran dan siswa belajar secara individual. Pada pendidikan ini guru hanya berfungsi sebagai direktur yang melaksanakan tugas pengelolaan didalam kelas. Pendidikan teknologi lebih menekankan kompetensi atau kemampuan – kemampuan praktis.
   
4.    Pendidikan Interaksional
Pendidikan interaksional yaitu pendidikan yang bertolak dari pemikiran bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri dan harus selalu berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. Manusia tidak dapat hidup sendiri, dia membutuhkan orang lain untuk berinteraksi, bekerja sama dan hidup bersama bukan hanya dari segi pendidikan  melainkan dalam segala hal. Dengan adanya kerjasama dan interaksi ini mereka dapat berkembang dan dapat memecahkan masalah – masalah yang dihadapi.

Pendidikan sebagai salah satu bentuk kerjasama dan interaksi. Pendidikan interaksional menekankan interaksi kedua belah pihak, yakni guru kepada siswa dan siswa kepada guru atau mungkin interaksi ini bisa terjadi antar siswa dengan bahan ajar atau lingkungan, antara pemikirian siswa dengan kehidupan yang dijalaninya dan interaksi ini terjadi melalui percakapan atau dialog dengan orang lain. Didalam kelas dialog atau percakapan bukan hanya dari guru saja tetapi siswa juga diperbolehkan untuk menyampaikan ide – ide atau pemikirannya serta pengalaman yang pernah ia alami dalam kehidupannya. Sehingga siswa atau guru bisa saling mendengarkan, memberikan pendapat, serta saling belajar dan mengajar. Pada pendidikan ini siswa tidak hanya sebagai siswa tetapi juga bisa sebagai guru dan guru pun berperan sebagai siswa yang turut belajar bersama para siswanya.

Siswa sebagai individu yang berinteraksi dengan lingkungannya selalu terjadi timbal balik antara keduanya. Pemikiran – pemikiran siswa dapat mempengaruhi lingkungan begitu pun lingkungan dapat mempengaruhi pola pikir siswa. Lingkungan yang terbatas juga akan dapat membatasi pengetahuan siswa.

Sekolah dengan pendidikan sangat berbeda namun mempunyai peran yang sama dimasyarakat. Sekolah adalah awal atau permulaan siswa untuk dapat berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Sekolah juga memberikan kesiapan kepada peserta didik untuk menghadapi dunia pekerjaan sehingga dengan bersekolah anak bukan hanya pandai dalam segi intelektual namun juga bisa berinteraksi dengan orang – orang dan lingkungannya. Sedangkan pendidikan berperan dalam mengembangankan identitas pribadi seseorang sehingga ia dikenal dimasyarakat tempat ia berada.

Proses belajar dalam pendidikan ini terjadi melalui dialog dengan orang lain yang ada disekitarnya, baik itu guru, teman, kepala sekolah, masyarakat sekitar atau yang lainnya. Belajar adalah proses dimana seseorang dapat bekerja sama dengan orang lain dan oranf tersebut akan mengetahui apa – apa yang belum ia ketahui sebelumnya. Dengan belajar siswa akan berinteraksi dengan teman – temannya.

Melalui interaksi tersebut siswa belajar untuk memperhatikan, menilai pendapat orang lain, menerima pendapat orang lain dan juga bisa menyatakan pendapatnya dengan percaya diri. Posisi guru pada pendidikan ini hanya menciptakan situasi dialog yang aman dan nyaman dengan dasar saling percaya dan saling membantu. Bahan ajar yang digunakan guru adalah mengenai lingkungan sosial budaya yang dihadapi siswa sekarang. Bahan ajar itu diambil agar lebih memudahkan siswa dalam proses belajar. Mereka diajak untuk untuk memahami nilai – nilai sosial dan budaya yang ada dimasyarakat, kemudian mereka diminta untuk mengkritisi apa – apa saja yang terjadi dimasyarakat dan menilainya. Selanjutnya mereka diminta untuk mengembangkan pendapatnya sendiri terhadap berbagai aspek kehidupan dimasyarakat.


Pendidikan interaksional menekankan pada isi dan proses pendidikan sekaligus. Isi pendidikan terdiri atas masalah – masalah yang nyata yang ada dimasyarakat proses kegiatannya dilakukan secara berkelompok yang mengutamakan kerjasama baik antar siswa dengan siswa, siswa dengan guru, siswa dengan lingkungan, atau yang lainnya. Penilaian dilakukan untuk hasil maupun proses belajar,. Guru melakukan penilaian pasa saat kegiatan proses belajar mengajar berlangsung.

Matkul  : Pengembangan Kurikulum
Dosen   : Dirgantara wicaksono     

Rabu, 06 Mei 2015

pengertian strategi, metode, dan pendekatan pembelajaran



Strategi pembelajaran merupakan suatu serangkaian rencana kegiatan yang termasuk didalamnya penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan dalam suatu pembelajaran. Strategi pembelajaran disusun untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Strategi pembelajaran didalamnya mencakup pendekatan, model, metode dan teknik pembelajaran secara spesifik.

metode pembelajaran adalah suatu cara penyampaian bahan pelajaran untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran

pendekan pembelajaran adalah proses pembuatan atau cara untuk mendekati sesuatu

tugas PKn


Apa yang dilakukan saat pertama kali memasuki kelas dan mengajar siswa SD ?

Sebelum saya memasuki kelas, hal pertama yang paling penting adalah saya harus menyiapkan terlebih dahulu buku pedoman, RPP dan silabus. Agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang telah diprogramkan dari sekolah. Hal ini bukan hanya untuk guru yang baru mulai mengajar tetapi semua guru harus melakukan hal serupa.

Pada saat pertama kali saya memasuki kelas saya harus tersenyum, buat anak – anak senang dan merasa nyaman pada saat kesan pertama. Sebagai seorang guru kita tidak boleh sekali – kali menunjukkan wajah yang marah meskipun kita sedang ada masalah. Karena dengan menunjukkan wajah yang marah siswa akan merasa takut dan malas untuk belajar bahkan mendengarkan ucapan kita. Setelah itu, saya harus memberi salam dan mengabsensi siswa sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Dengan memberi salam kita telah mengajarakan kepada anak – anak tentang sopan santun didalam kehidupan sedangkan dengan mengabsensi siswa kita dapat mengetahui kondisi kelas dengan baik dan juga dapat menimbulkan kesan yang baik pula pada siswa. Selanjutnya, saya juga jangan lupa untuk memperkenalkan diri saya. Itu sangat penting bagi guru baru, karena dengan memperkenalkan diri siswa akan mengenal kita dengan baik dan juga siswa akan merasa lebih dekat dengan guru yang akan mengajarkannya.


Setelah perkenalan, saya mulai masuk dalam pelajaran. saya harus menggunakan metode yang tepat pada saat mengajar, hal ini diperlukan karena dengan menggunakan metode yang tepat belajar mengajar akan berjalan dengan baik. Metode , strategi, model, dan pendekatan harus disesuaikan dengan pelajaran yang akan diajarkan. Contohnya pada pelajaran PKn kelas 1 khususnya pada materi tentang kewajiban seorang anak dalam sekolah, keluarga, dan masyarakat saya bisa menggunakan metode demonstrasi dan tanya jawab. Mengapa seorang saya menggunakan metode tersebut? karena pola pikir anak kelas rendah harus nyata, jadi saya harus memperagakan dahulu apa - apa yang menjadi materi pelajarannya kemudian setelah itu saya baru bisa menerapkan metode tanya jawab. Metode tanya jawab dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak monoton dan membosankan.

Kemudian setelah metode, strategi yang dapat digunakan adalah strategi kontekstual. saya dapat menggunakan strategi kontekstual karena strategi ini merupakan strategi yang berorientasi pada pengalaman langsung siswa. Jadi akan lebih memudahkan siswa dalam menerima pelajaran.

Selajutnya setelah metode dan strategi ada model dalam pembelajaran, disini saya bisa menggunakan model pembelajaran langsung. Model pembelajaran langsung adalah dimana guru memperagakan segala kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat melatih pengetahuan serta keterampilan siswa.

Setelah itu ada pendekatan. Pendekatan dalam pembelajaran ini adalah berpusat pada siswa. Dan yang terakhir ada refleksi, refleksi disini adalah semacam soal - soal yang diberika oleh guru kepada siswa. Selain soal - soal refleksi disini saya juga bisa bermain seperti bermain games contohnya menyambung sebuah kalimat.

Setelah semua kegiatan belajar mengajar selesai, saya mengucapkan terima kasih kepada anak - anak. Itu bisa mengajarkan kepada anak - anak untuk bisa saling menghormati kepada orang yang telah memberikan waktunya kepada kita. kemudian jangan lupa tutup semuanya dengan salam.     





    

biodata diri

Biodata

Nama : Fitri Aryani
Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 18 Maret 1994
Alamat : Jl. Berdikari Rt 01 Rw 02 No.16B
No. Telpon : 085771544824
Pendidikan : SD ( M.I Darul Muqinnin )
                     SMP ( Mts N 12 Jakarta )
                     SMK ( SMK Satria )
                     Universitas ( Universitas Muhammadiyah Jakarta )
Hobi : Membaca